4 Grup paling sengit di Piala Dunia 2018

Undian Piala Dunia 2018 sudah berlangsung di Istana Kremlin, Setiap

tim pun mengetahui lawan yang harus disingkirkan untuk melaju ke babak berikutnya.

4 Grup paling sengit di Piala Dunia 2018
                                                                 4 Grup paling sengit di Piala Dunia 2018

4 Grup paling sengit di Piala Dunia 2018. Tuan rumah Piala Dunia Rusia dianggap berada di blok paling mudah. Bernaung di Grup A, rival terbesar mereka adalah Uruguay yang saat ini menempati peringkat 21 dunia.

Sedangkan dua rival lain adalah Mesir (peringkat 31) dan Arab Saudi (63). Ironisnya, Rusia merupakan tim dengan posisi paling rendah pada turnamen kali ini. Igor Akinfeev dan kawan-kawan menduduki urutan 65.

Di luar itu, tujuh grup lainnya dinilai memiliki komposisi seimbang. Namun, ada beberapa grup yang dianggap lebih sengit ketimbang kelompok lain.

Berikut empat grup paling sengit pada Piala Dunia 2018 berdasar anggotanya, menurut QQMEGA368

Grup D

Argentina adalah favorit. Namun, dengan kinerja buruk pada kualifikasi, banyak yang ragu apakah Negara Tango bakal mulus melewati grup ini.

Apalagi tiga rival layak mengemban status kuda hitam. Usai cemerlang pada debut di turnamen internasional (Piala Eropa 2016), Islandia siap kembali mengharumkan nama pada pentas internasional.

Kroasia memiliki banyak pemain kelas dunia. Sedangkan Nigeria merupakan negara Afrika terdepan dalam urusan sepak bola.

Grup E

 Usai terpuruk di depan pendukung sendiri tiga tahun lalu, Brasil tidak lagi mau jadi bahan tertawaan. Mereka pun jadi unggulan untuk turnamen utama tahun depan, menyusul sepak kinerja impresif pada kualifikasi.Jatah tiket lain menuju babak gugur pun jadi pertarungan Swiss, Serbia, dan Kosta Rika. Swiss belakangan mencuat dalam peringkat FIFA sehingga menempati pot 2.

Sementara Kosta Rika bermain solid dengan menyisihkan negara kuat Amerika Serikat di penyisihan.

Grup F

 Juara bertahan Jerman adalah favorit utama. Jangankan tim utama, Der Panzer juga menunjukkan kualitas kala memenangkan Piala Konfederasi 2017 mengandalkan tim cadangan.

Rekor pertemuan pun menunjukkan itu. Jerman selalu berjaya pada tiga duel terakhir melawan Meksiko. Menghadapi Swedia, memetik lima kemenangan dari tujuh laga, dengan dua sisanya berakhir imbang.

Sedangkan dari tiga laga melawan Korea Selatan, Jerman boleh takluk pada uji coba 2004. Namun, mereka unggul pada dua duel di ajang resmi.

Setelah Jerman, sulit untuk menentukan tim kedua untuk melaju ke babak gugur. Meksiko dan Swedia jadi unggulan, dengan Korea Selatan siap mengintip dan menciptakan kejutan.

Grup G

 Tidak seperti sebelumnya, ada dua negara dominan pada grup ini. Status tersebut diembang Belgia dan Inggris.

Namun, jangan remehkan Tunisia. Kembali berpartisipasi sejak terakhir kali pada 2006, mereka sempat merepotkan para unggulan. Salah satunya adalah Belgia dengan bermain 1-1 di Piala Dunia 2002.

Debutan Panama juga tidak bisa dipandang sebelah mata. Dengan kekuatan belum diketahui, anak asuh Felipe Baloy siap mengguncang dunia.

daftar-deposit-main-menang

****PROMO BONUS DEPOSIT 100% LANGSUNG DIBERIKAN *****

****PROMO EXTRA BONUS 100 % max bonus IDR 5 jt *****

%d bloggers like this: